rri.co.id
KBRN, Ternate – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara mengirimkan empat UMKM unggulan untuk mengikuti ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 7–10 Agustus 2025. Empat UMKM tersebut terdiri dari dua sektor wastra, yakni Puta Dino Kayangan dan Rapi Dino, serta dua UMKM makanan dan minuman, yaitu Fala Tanawan dan Coklat Sulamina. Keikutsertaan ini bertujuan memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM Maluku Utara di tingkat nasional. Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, menyampaikan bahwa KKI menjadi ajang strategis untuk promosi, penjualan produk, serta penguatan jejaring antar-UMKM dari seluruh Indonesia.
beritasatu.com
UMKM “Fala Tanawan” di Ternate, Maluku Utara, berhasil mengolah limbah daging buah pala sisa produksi sirup menjadi dodol pala bernilai jual tinggi. Usaha yang dirintis Siti Sulastri sejak 2014 ini bermula dari keprihatinan melihat daging pala terbuang sia-sia. Melalui proses produksi yang memerlukan ketelitian dan waktu hingga 4 jam memasak, dodol pala hadir dengan cita rasa khas asam segar pala dan menjadi produk pertama sejenis di Maluku Utara. Dodol ini kini menjadi oleh-oleh khas daerah dan diminati wisatawan, terutama dari luar daerah. Produk dipasarkan secara offline dan online, termasuk melalui media sosial dan marketplace. Dengan harga Rp 30.000–Rp 35.000 per bungkus dan produksi sekitar 100 bungkus per batch, usaha ini mampu menghasilkan omzet hingga Rp 15 juta per bulan.
antarafoto.com
Pekerja tengah mengolah dan memasak abon ikan tuna di rumah produksi Fala Tanawan, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (16/2/2023). Rumah Industri Fala Tanawan merupakan salah satu UMKM binaan Bank Indonesia yang bergerak di sektor olahan hasil perikanan, dengan memanfaatkan ikan tuna lokal sebagai bahan baku utama. Melalui pendampingan Bank Indonesia, UMKM ini mampu meningkatkan kualitas produksi, pengemasan, serta pemasaran produk secara digital. Abon ikan tuna produksi Fala Tanawan kini dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia melalui platform daring, dengan harga jual sekitar Rp45.000 per kemasan. Produk ini menjadi salah satu contoh penguatan UMKM berbasis potensi lokal yang berkontribusi pada perekonomian daerah Maluku Utara.
Fala Tanawan adalah 'Rumah Kenangan' rasa dari Ternate, yang merangkai warisan kuliner otentik Maluku Utara dari rempah dan hasil laut terbaik ke pasar global.
Copyright © Fala Tanawan, All Right Reserved.